All for Joomla All for Webmasters

Berdasarkan data Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Barito Utara (posisi 15 September 2014), Sumber Daya Batubara di Kabupaten Brito Utara (Tereka 1.093.131.655,25 ton). Data Cadangan Batubara (Tereka 409.374.514,97 ton dan Terbukti 442.832.095,55 ton). Kalori 4.656-8.415 Kcal/kg, Sulfur (0,11-5,07)% dan Ash Content (1,40-13,00)%.

Jumlah pemegang Ijin Usaha Pertambangan (IUP) sebanyak 231 buah (seluas 665.072 Ha), terdiri dari : IUP Operasi Produksi 87 buah (seluas 271.343 Ha) dan IUP Eksplorasi 144 buah (seluas 393.729 Ha). PKP2B sebanyak 4 buah (seluas 87.116,5 Ha). Juamlah luas IUP dan PKP2B adalah 752.188,5 Ha. Jumalh produksi batubara di Kabupaten Barito Utara tahun 2013 sebanyak 5.325.350 metrik ton (hasil penjualan 16 perusahaan pemegang IUP), tahun 2012 sebanyak 3.919.386 metrik ton (hasil penjualan 17 pemegang IUP), tahun 2011 total produksi 2.405.579 metrik ton (16 pemegang IUP), tahun 2010 sebanyak 2.036.893 metrik ton (14 pemegang IUP) dan tahun 2009 sebanyak 1.146.794 metrik ton (14 pemegang IUP).

Selain batubara, Potensi Sumber Gas Bumi di Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Brito Utara dengan volume gas sekitar 30 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet Per Day) setara dengan 127,5 MW. Kegiatan eksplorasi gas dilakukan oleh PT. Salamander Energy (Bangkanai) Ltd yang akan mengelola kemudian menjual gas bumi tersebut kurang lebih 20 MMSCFD kepada PLN. Selanjutnya PLN akan membangun Pembangkit Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Lapangan Bangkanai (Mine Mouth). *BUMN atau Perusahaan Daerah akan bermitra dengan perusahaan Kilang Gas untuk mengelola gas CNG (Compressed Natural Gas) yang akan dijual kepada PLN sebagai bahan bakar gas untuk pembangkit tenaga listrik dan lain-lain.

2392232
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
7897
10826
57186
233187

Your IP: 23.20.64.16
2017-08-17 16:41
Go to top